You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Cafe dan Bar Bukan untuk Mabuk-mabukan
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

Djarot: EO Pesta Bikini Keterlaluan dan Kurang Ajar

Kemunculan undangan pesta bikini bertajuk Splash After Class di media sosial yang ditujukan kepada para pelajar SMA/SMK sederajat selepas Ujian Nasional (UN), mendapat perhatian serius Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidajat. Ia menilai, pihak sekolah yang namanya dicatut perlu melaporkan panitia penyelanggara ke kepolisian.

Karena ini hukum, biar mereka (polisi) yang akan menindak

"EO ini biar kepolisian nanti. Karena ini hukum, biar mereka (polisi) yang akan menindak," ujar Djarot, di Balaikota DKI Jakarta, Jumat (24/4).

Dia menilai pihak panitia penyelenggara memanfaatkan momentum UN hanya untuk kepentingan bisnis dan ekspliotasi siswa. Sehingga tidak lagi melihat budaya yang ada di negara sendiri dan bercermin dengan budaya barat.

Djarot: Mending Pesta Perpisahan Digelar di Panti Asuhan

"Itu sudah kebablasan, keterlaluan ya. Ini kan event organizernya ini yang keterlaluan dan kurang ajar, memanfaatkan momentum UN ini hanya untuk kepentingan bisnis," katanya.

Mantan Walikota Blitar ini berharap, siswa siswi di Jakarta tidak akan terpengaruh dan harus lebih waspada dengan kegiatan yang menyimpang.

"Anak-anak di Jakarta harus mengantisipasi dan mewaspadai adanya pihak- pihak yang justru akan merendahkan anak-anak kita," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye22175 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11372 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6812 personNurito
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3714 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1747 personFolmer